Agenda

, Jam: 09.00 WIB WIB By admin Dibaca 2

APA ITU SERANGAN JANTUNG DAN BAGAIMANA MENCEGAHNYA



Narasumber : dr Alexander Edo Tondas, SpJP(K), FIHA



 



Jantung adalah organ kecil di tengah dada dengan kemampuan luar biasa untuk memompakan darah, oksigen dan zat gizi ke seluruh tubuh dan organ tubuh lainnya. Untuk menjalankan pekerjaannya, jantung pun butuh makan. Yang memberi makanan dan oksigen untuk jantung sendiri adalah pembuluh darah jantung atau lazim dikenal sebagai pembuluh darah koroner.



Pembuluh darah koroner diciptakan Tuhan memiliki lapisan pelindung yang disebut endotel. Karena kebiasaan hidup manusia yang tidak sehat seperti merokok, tidak jaga makan, tidak mengontrol tekanan darah dan gula darah atau kolesterol tinggi, maka lapisan endotel bisa mengalami kerusakan. Apabila endotel rusak maka minyak atau lemak bisa menyusup ke lapisan di bawahnya sehingga timbul semacam jerawat atau plak.



Saat plak mulai membesar maka aliran darah yang memberi makan jantung akan berkurang. Gejala yang muncul adalah nyeri dada saat aktivitas. Ini yang membedakan dari nyeri dada karena sebab yang lain, karena tidak semua nyeri dada itu berasal dari jantung. Biasanya nyeri dada akan berkurang bila beristirahat atau minum obat di bawah lidah (isosorbid). Nyeri dada ini kadang menjalar ke leher seperti tercekik atau ke lengan kiri. Pada kondisi ini pasien kita sebut sudah mengalami PJK atau Penyakit Jantung Koroner.



PJK tidak selalu menimbulkan gejala, bahkan rekam jantung atau EKG kadang-kadang normal. Tapi apabila kita punya faktor risiko atau memiliki faktor keturunan, orang tua atau saudara kandung punya sakit jantung, kita harus lebih rajin check up, dengan pemeriksaan darah untuk mendeteksi faktor risiko seperti kencing manis atau kolesterol atau dengan uji treadmill. Dalam uji treadmill pasien diminta untuk berjalan dan berlari di atas roda berjalan sambil direkam EKGnya. Dengan metode ini, dapat dideteksi penyakit jantung koroner yang tersembunyi, sehingga bisa diantisipasi dengan obat-obatan sebelum terjadi serangan jantung yang berat.



Dengan berjalannya waktu , jerawat dalam pembuluh darah tadi (PJK) dapat pecah dan menjadi koreng, menutup total aliran darah. Bila sumbatan total berada di pembuluh darah kecil maka kita sebut serangan jantung ringan, apabila terkena di cabang pembuluh koroner besar, maka disebut serangan jantung berat. Pada kondisi serangan jantung, biasanya nyeri dada dirasakan sangat berat, seperti ditindih, disertai keringat dingin atau mual muntah, dan lebih lama (>15 menit) tidak hilang dengan istirahat. Ini adalah kondisi berbahaya, bisa menyebabkan kematian mendadak dan pasien harus segera ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan intensif, biasanya diberikan suntikan pengencer darah di perut atau lewat infus.  Kita harus waspada, karena gejala serangan jantung kadang-kadang mirip dengan maag akut, jadi sebaiknya dilakukan elektrokardiografi / rekam jantung agar tidak keliru.



Pada kondisi serangan jantung tidak ada tawar menawar, apabila kondisi sangat berat maka biasanya dokter akan mempercepat pemasangan cincin atau stent. Tujuannya adalah membuka sumbatan di pembuluh darah dengan mengembangkan balon dan cincin dalam koroner. Tidak semua cocok dilakukan tindakan ini, sebagian pasien harus menjalani operasi jantung terbuka atau bypass. Untuk operasi bypass, diambil pembuluh darah vena dari kaki dipasang di jantung untuk melompati lokasi penyumbatan. Karena itu, lebih baik mencegah daripada mengobati...


Share