Artikel

Rabu, Jam: 09:57:25 WIB By admin Dibaca 1

RSUP Dr. Mohammad Hoesin, mulai isi artikel disini..



Nyeri Perut, Awas TBC Usus !



                      dr Sarup Singh, SpB KBD



                      ( dokter spesialis Bedah saluran cerna dari RSMH Palembang)



 



               TBC usus atau peritonotis TB adalah suatu penyakit yang disebabkan kuman Mycobacterium tuberculosa (TBC) yang berasal dari penyakit aktif dari paru-paru. Gejala penyakit ini sering mual-mual, perut kembung seperti masuk angin dan napsu makan menurun dratis hal ini akibat penyimpitan usus hingga menyumbat saluran pencernaan. “ Apabila keadaan sudah berat sering disertai dengan muntah dan mencret yang diikuti dengan rasa sakit pada bagian perut, kuman tuberkulose dibawa oleh darah lalu masuk kelambung dan terbawa masuk keusus halus yang kemudian berkembang biak di tempat yang baru tersebut. Seiring dengan waktu kuman tersebut menyebar ke kelenjar getah bening di daerah usus serta kebagian lain di saluran pencernaan, juga selaput penutup usus di daerah ronggah perut penderita.” Penyakit ini sebenarnya merupakan penyakit yang menahun, atau penyakit yang sudah ada dalam tubuh penderita dan perlahan-lahan menjadi berat. Kuman tersebut baru menunjukan aktivitasnya pada saat imumnitas tubuh menurun.



                 Selain karena komplikasi, TBC usus ini bisa timbul karena penderita mengonsumsi makanan dan minuman yang tercemar bakteri TBC. Bakteri ini bisa menyebabkan gangguan seperti penyumbatan, penyempitan, bahkan membusuknya usus. Ada beberapa faktor penyebab lainya,diantaranya kebiasaan hidup yang tidak baik,kebiasaan minum alkohol, kekurangan gizi, adanya penyakit-penyakit menahun seperti diabetes mellitus, penyakit maag, dan pemakaian obata-obatan kimia yang berlebihan.” Keadaan akan semakin berat apabila pada tahapan ini penyakit TBC usus yang dialami seseorang tidak teratasi atau tidak kunjung membaik maka akan menimbulkan peradangan pada usus. Dalam keadaan ini,  biasanya sering terjadi sumbatan pada usus atau pembesaran pada bagian usus tertent. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan penangan penyakit secara kompresehensif. Memdiagnosis TBC usus tidaklah mudah, lanjut , karena gejalanya hampir sama dengan penyakit lain. Ciri lainnya tergantung bagian mana dan seberapa luas bakteri itu merusak usus. Demikian juga dengan pengobatannya.



 



 


Share