Artikel

Jumat, Jam: 15:42:02 WIB By admin Dibaca 1

RSUP Dr. Mohammad Hoesin, mulai isi artikel disini..



Lemak Perut  Berbahaya



 Yenita DCN MPH (Ahli gizi di klinik RSMH Palembang)



 



Setiap orang tentunyainginmemilikitubuh yang ideal.Namunkeinginantersebuthanyalahsebuahkeinginankarenatidaksemua orang yang memilikitubuh ideal sepertikegemukanatauobesitas.Obesitas di pengaruhiolehbeberapafaktor.Selainitu orang yang memilikibadan yang berlebihandianggaplebihmudahterserangolehberbagaipenyakit. Akan tetapitidakmenutupkemungkinan orang yang memilikitubuhkurusamanakanterhindardaripenyakit.



Orang awammengartikanobesitassebagaisalahsatupenyakitdimanaseseorangmengalamikelebihanlemak.Selainmembuathilangnya rasa percayadiri di setiappenampilan, kelebihanlemaktentunyatidakbaikbagikesehatan.Lemakmemilikiberbagaijenisdanmemilikiefekburuktersendiri.MenurutYenita DCN MPH seorangahligizi di klinik RSMH Palembang mengatakanbahwakelebihanlemakdisebabkanolehgayahidupkuranggerak, pengaturanmakan yang tidaktepatmdanfaktorgenetikaatauketurunan. Tahukahandabahwakelebihanlemak di perutakanlebihberbahayadibandingkandengankelebihanlemak di bagiantubuhlainnya.



Ada duajenislemakperutdiantaranyayaitulemak visceral yaitulemak yang terdapat di dalamronggaperutdanlemak subcutaneous yaitulemak yang terdapat di lapisankulitdaerahperut.Lemuk visceral dapatmerambatdanmenempel di dalam organ tubuh.Lemaktersebutdapatmenyebabkankerusakan yang besardanberbahaya.Lemak visceral memicutubuhuntukmelepaskan cytokines, protein sehinggadapatberpengaruhterhadapproduksi insulin dandapatmeningkatkaninflamasi di dalamtubuh.Inflamasidapatdikaitkandenganberbagaijenispenyakitsepertipenyakitjantungdan diabetes karenaasamlemakdanfaktorinflamator yang terlepasdarilemak visceral dapatbergerakmenujulever. Kondisitersebutdapatberpengaruhterhadapproduksikolesteroldanmenyebabkanresistensi insulin.



 



Penjelasandiatasdidukungolehsebuahpenelitian yang dlakukan Boston University yang mencobamengamatiketerkaitanlemakperutdanpenyakitjantung.Penelitiantersebutdilakukanselama 60 tahunpada 1.106 yang berusiaparuhbaya.Hasilpenelitiantersebutmenyatakanbahwaapabilasemakinbertambahlemakdansemakinberkurangnyakepadatanlemakmakaakanmeningkatkantekanandarahdantrigliserida. Selainitu orang tersebutakanberesikolebihbesarterjadinyasindrommetabolikdanpenyakitjantung.



 



Menurut Yenita menyatakan bahwa lemak yang berkumpul di sekitar pinggang, obesitas tipe apel lebih besar beresiko terjadinya penyakit yang berkaitan dengan metabolism lemak dan glukosa seperti hipertensi, diabetes, jantung koroner dan  stroke. Hal tersebut terjadi karena lemak di dalam rongga perut lebih mudah untuk diuraikan dan dapatmenumpuk di arteri.



 



.


Share