Artikel

Senin, Jam: 12:21:22 WIB By admin Dibaca 1

RSUP Dr. Mohammad Hoesin, mulai isi artikel disini..



Banyak Mitos Berkembang, Baiknya Kenali Penyakit Hepatitis



(DR. dr. H Zulkhair Ali, Sp.PD, K-GH, FINASIM ( RSMH)



 



Hepatitis merupakan penyakit serius yang hampir tak terlihat gejala awalnya. Lebih dari 1,4 juta penduduk dunia meninggal karena hepatitis setiap tahun.



 



DR. dr. H Zulkhair Ali, Sp.PD, K-GH, FINASIM dari RSMH Palembang mengatakan, prevalensi pasien hepatitis baik A,B,C,D, maupun E terus meningkat. Namun, masih banyak stigma-stigma yang nyatanya masih salah diterima di masyarakat.



 



Sering kali banyak mitos berkembang di masyarakat bagi penyandang hepatitis. Seperti pasien hepatitis tidak diperbolehkan mengonsumsi daging. Sebenarnya pasien hepatitis tetap boleh makan daging. Tetapi ada pengecualian jika pasien mengalami komplikasi, kembali lagi ke individu dan penyakitnya, belum ada bukti makan daging mempengaruhi penyakit hepatitis yang dialami seseorang,”jelasnya.



 



Akan tetapi, kata dia, harus diperhatikan pula hal-hal lain yang memengaruhi pasien. Misalnya pada tahap sirosis pasien memiliki gangguan kesadaran sehingga disarankan lebih banyak makan sayur. Selain itu, protein daging bisa berubah menjadi ammonia dan pergi ke otak dan mengakibatkan keracunan.



 



Penderita hepatitis tidak diperbolehkan terlalu kelelahan karena akan berakibat menurunnya daya tahan tubuh, maka tergantung dari individunya masing-masing. Hanya saja, penderita hepatitis sebaiknya tidak terlalu keletihan. Penyandang hepatitis bebas beraktivitas dan bekerja,”” katanya.



 



Banyak pasien hepatitis bisa mendulang sukses dalam karier. Sebagai contoh salah satu pasien penderita hepatitis B hingga tahap sirosis. kemudian setelah melakukan cangkok, pasien bisa selamat. Jadi, sebenarnya pasien hepatitis sangat diperbolehkan olahraga dan bekerja. Hanya saja lebih banyak pasien hepatitis yang di diskriminasi.



 



Banyak sekali perusahaan yang menolak penyandang hepatitis untuk bekerja, alasannya, karena dapat mengganggu produktivitas. Ada lagi yang sering diutarakan masyarakat adalah jangan sampai terlalu lelah, maka akan menyebabkan penyakit hepatitis, sebetulnya hanyalah mitos. Bahwa orang terkena hepatitis bukan karena kelelahan, melainkan karena virus yang sudah ada dalam tubuhnya.



 



Mitos yang sangat salah adalah menyebut penderita hepatitis harus tidur sebelum jam 10 malam. Sebetulnya penyandang hepatitis harus tidur seperti orang normal pada umumnya. Tak ada pengaruhnya tidur cepat atau tidak. Asalkan pasien tetap menjaga kesehatan sepeti tidur 6 - 8 jam perhari,”ulasnya


Share