Artikel

Rabu, Jam: 10:58:11 WIB By admin Dibaca 1

RSUP Dr. Mohammad Hoesin, mulai isi artikel disini..



Sayangi Telinga Anda



dengan Mengurangi Penggunaan Headset Secara Berlebihan



 



oleh dr Yuli Doris Memy Sp.THT-KL



(RSMH Palembang)



 



 



Perkembangan media informasi dan komunikasi saat ini sudah sangat pesat. Masyarakat tidak mengenal umur sudah sangat tergantung dengan gadget. Gadget, telepon serba bisa, sudah seperti teman yang sulit dipisahkan, baik sebagai media informasi komunikasi maupun rekreasi. Tidak jarang, pengguna gadget dilengkapi dengan earphone/ headset. Terutama pengguna gadget dari kalangan anak remaja, penggunaan headset kadang berlebihan dan tidak kenal waktu. Sudah menjadi tren sendiri mendengarkan musik atau sekedar bermain games dengan suara yang kencang dan lama.



 



Penggunaan headset berlebihan , dengan volume yang besar dan waktu yang lama, dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya tuli secara permanen. Aturan penggunaan headset, direkomendasikan untuk mencegah gangguan dengar,  dengan rumus 60-60, maksimal selama 60 menit dengan intensitas volume maksimal 60 persen.



 



"Panca indera termasuk juga pendengaran, merupakan karunia tak terhingga yang diberikan Tuhan. Sehingga harus dijaga dengan baik.  Bila kita mengalami gangguan telinga,  maka kualitas hidup akan turun juga, " ujarnya.



 



Dampak gangguan pendengaran akan lebih fatal bila terjadi pada anak-anak. Sebab dari mendengar seorang anak akan optimital dalam berbicara dan menerima informasi/pengetahuan.



 



Ada 4 penyakit pendengaran dapat dicegah dan dilakukan penanggulangan yaitu



1. Infeksi telinga tengah,



2. Tuli sejak lahir.



3. Tuli akibat bising.



4. Tuli pada orang tua(presbiakusis).



 



Khusus untuk tuli pada orangtua,  pada umumnya terjadi pada usia 60 tahun keatas. Namun dikarenakan faktor komorbid, bisa terjadi tuli lebih cepat, misalnya hipertensi, diabetes,  riwayat pekerjaan yang terpapar bising dan akibat obat.



 



"Karena menurunnya kondisi kesehatan, dan terlalu sering berada di lingkungan kerja yang bising,  maka tuli pada kelompok usia 40 tahunan dapat juga terjadi".



 



Salam IP3Humas /Leni


Share