Artikel

Rabu, Jam: 21:08:31 WIB By admin Dibaca 1

RSUP Dr. Mohammad Hoesin, mulai isi artikel disini..



APA  GEJALA PENYAKIT TBC



dr.Mohammad Syahril , Sp.P, MPH ( RSMH Palembang)



 



Tuberkulosis (TB) atau yang juga dikenal dengan TBC merupakan salah satu penyakit yang paling berbahaya di dunia. TBC termasuk penyakit paru-paru menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.Bakteri TBC keluar ke udara melalui droplet atau percikan dahak dan liur pada saat penderita batuk, bersin atau ketika berbicara.



Jika bakteri TBC terhirup oleh orang lain yang sedang dalam kondisi atau punya daya tahan tubuh lemah, maka mereka akan tertular sakit TBC. Seseorang diduga TBC itu ditandai dengan gejala batuk yang terus-menerus.



 



Gejala lain yang sering muncul pada infeksi TBC aktif antara lain:




  1. Badan terasa lemas

  2. Penurunan berat badan yang drastic

  3. Demam tidak tinggi, dan keringat pada malam hari

  4. Jika infeksi pada paru memburuk, akan muncul gejala lain seperti batuk, nyeri dada, dahak bercampur darah, dan sesak napas

  5. Jika infeksi menyebar ke organ tubuh yang lain, gejala yang timbul bergantung pada organ apa yang terserang kuman TBC.



 



               



Oleh sebab itu, melakukan diagnosa TBC secara dini diperlukan, agar tidak berkembang dari tuberculosis laten menjadi tuberculosis aktif. Ini sebagai langkah pencegahan sekaligus untuk mempermudah pengobatan. Sebab hanya dengan pengobatan yang tepat saja, maka risiko komplikasi yang muncul akibat penyakit TBC dapat dicegah.



Uuntuk mendiagnosa penderita TBC , bisa melalui serangkaian pemeriksaan diantaranya pemeriksaan dahak (sputum), foto thorax (rontgen), dan tes mantoux.



TBC memang dapat disembuhkan dengan pengobatan yang benar dan tepat tentunya. Secara umum, pengobatan TBC saat ini dijalankan dengan memberikan beberapa jenis antibiotic kepada pengguna dengan dosis yang tepat, serta dalam jangka waktu tertentu.



Yang paling berat adalah TBC yang resisten dengan obat atau tidak mempan dengan obat2 an yang telah diberikan sebelumnya akibat kelalaian dalam mengkonsumsi obat2 an yang harus diminum secara rutin, atau dikenal dengan istilah Multidrug-resistant Tuberculosis (TB MDR) biasanya penderita TB MDR membutuhkan waktu yang lebih lama lagi dalam pengobatannya bahkan diisolasi dalam satu ruangan khusus.



Langkah pengobatan serta pencegahan TBC sangatlah penting untuk dilakukan. Mengingat penyakit ini tergolong berat dan menular, dengan skema penularan yang relative cukup mudah, yakni melalui pernapasan.



(Humas RSMH)


Share