Artikel

Senin, Jam: 13:40:33 WIB By admin Dibaca 1

RSUP Dr. Mohammad Hoesin, mulai isi artikel disini..



Sakit Maag? Wajib Baca Ini



Dr H Zulkhair Ali, SpPD (Spesialis Penyakit Dalam RSMH)



 



Penyakit maag tidak asing lagi, bahkan orang sering bertanya pada temannya, “sudah makan belum? Ayo makan nanti bisa mag lho”. Meski maag terdengarnya tidak membahayakan, kalau tidak diobati, dapat membahayakan keselamatan jiwa.



Penyakit maag (dispepsia) adalah penyakit yang menyerang alat pencernaan, baik lambung, usus, maupun kerongkongan. Tanda-tanda maag meliputi ada rasa tidak nyaman, sakit di ulu hati, mual, muntah, kembung, cepat kenyang dan nafsu makan berkurang. Pada kasus tertentu, ciri-cirinya di bagian perut hingga terasa menusuk ke belakang, di malam hari, atau rasanya nyeri sempat datang dan pergi, misalnya setelah makan sedikit, rasa nyeri hilang, tapi sebentar kemudian kambuh lagi.



“Kalau seseorang sudah mengalami hal tersebut, berarti ia sudah mengidap penyakit maag. Untuk itu segeralah berobat, agar penyakit tersebut tidak menyadi kronis. Selain itu maag bisa juga luka di kerongkongan, diiringi panas yang terasa membakar naik, mulut pahit dan sering bersendawa. Ini disebabkan terlalu banyak mengonsumsi lemak dan sedikit serat. Pola makan yang kurang baik ini bisa menyebabkan adanya klep di kerongkongan dan menimbulkan rasa tidak nyaman jika asam lambung naik ke kerongkongan.



Penyakit maag ini timbul disebabkan pola makan yang tidak teratur, stres dan bakteri helicobacter pylory. Stres juga bisa memacu meningkatkan asam lambung. Sedangkan helicobacter pylory akan menimbulkan gangguan di lambung dan usus 12 jari. Kuman yang hanya tinggal di lambung ini berkembang akibat mengonsumsi makanan dan minuman air yang tidak bersih. Pada keadaan parah, bisa mengakibatkan pendarahan dan mag kronis.



Bisa Jadi Tukak

Kalau penyakit maag tidak diobati bisa jadi tukak. Tukaknya itu bisa berdarah, ada dua jenis kelainan mag, yakni dispepsia fungsional dan organik.



Dispepsia fungsionsal hanya ditandai oleh kelainan minimal, seperti kemerahan pada alat pencernaan. Sedangkan kelainan organik lebih parah yaitu berupa luka dalam usus jari 12 atau kerongkongan, juga disetai polip. Namun kita tidak bisa mengenali tingkat keparahan mag hanya dengan mengamati gejalanya. Pasalnya, setiap orang memiliki sensitivitas dan psikis yang berbeda. Ada orang lambungnya hanya kemerahan sedikit saja tetapi merasakan sakit yang luar biasa. Sebaliknya ada yang tetap dapat bekerja dan menjalankan aktivitas seperti biasa, padahal lambung sudah luka parah.





Obat Jadi Penyebab

Yang perlu diwaspadai penyebab penyakit mag ini, makan obat-obatan dan jamu, pegal linu, sakit kepala, punya potensi untuk menyebabkan sakit mag. Bahkan tidak sedikit terjadi pendarahan karena makan obat-obatan. Gangguan baru disadari setelah mengalami pendarahan karena lambungnya sudah luka parah. Untuk mengetahui kelainan pada alat pencernaan hanya bisa dilihat dengan cara endoskopi (teropong saluran pencernaan atas).



Dari pemeriksaan ini akan terlihat, apakah alat pencernaan penderita luka atau tidak.Ada juga kemungkinan penderita penyakit mag tidak tertolong karena pendarahan. Terjadinya pendarahan di saluran cerna itu kemungkinan penyebabnya empat, karena sakit maaag yang sudah bocor, Karena penyakit liver, Ada kanker lambung dan pendarahan disebabkan makan obat rematik



Perbaiki Pola Makan

Penyembuhan penyakit mag yang baik itu,  bisa dilakukan dengan memperbaiki pola makan, yakni makanlah makanan yang mudah dicerna, nasi lembut, banyak makan makanan berserat, dan tidak merangsang atau tidak terlalu pedas.Dalam pola hidup agar penderita tetap melakukan latihan fisik yakni olah raga teratur yang membuat tubuh jadi segar dan bugar. Selain itu olah raga dapat menghindarkan stres.



Untuk Pencegahannya

Jangan makan obat sembarangan Usahakan makan secara teratur setiap hari. Ini penting agar lambung bisa mengenali waktu makan. Sehingga produksi asam lambung akan terkontrol.



Sebaiknya mengurangi mengonsumsi jenis makanan yang asam dan pedas. Sebab makanan jenis ini akan merangsang asam lambung.



Usahakan jangan langsung tidur setelah makan. Sebab hal ini akan memicu munculnya gejala refluks, yaitu naiknya isi lambung ke kerongkongan.



Hindari stres. Sebab stres bisa menyebabkan terjadinya gangguan pada lambung yang mengakibatkan munculnya maag.



Olahraga juga sangat membantu mencegah penyakit mag. Karena itu sebaiknya hal ini dilakukan secara teratur dan berkala.







( Humas RSMH )



 


Share