Artikel

Rabu, Jam: 22:59:17 WIB By admin Dibaca 1

RSUP Dr. Mohammad Hoesin, mulai isi artikel disini..



Pasca – Puasa, Tubuh Bisa Makin Gemuk



Yenita, DCN, MPH



(Ahli Gizi RSMH Palembang)



 



Pada dasarnya, puasa di bulan ramadhan bisa menjadi detoksifikasi tubuh.Sehingga,setelah berpuasa selama sebulan, tubuh terasa lebih bugar. Tapi jika tak hati-hati, setelah sebulan berpuasa,tubuh menjadi gemuk dan tidak bugar, Kondisi tubuh tidak bugar pasca – berpuasa bisa terjadi pada orang yang tidak menerapkan prinsip gizi seimbang saat puasa. Sejatinya, jumlah kebutuhan energi ketika sedang berpusa dan tidak, sama saja. Tetapi, pada orang-orang tertentu,energy yang masuk ke dalam tubuh bisa lebih tinggi,terutama bagi yang gemar mengonsumsi kudapan manis dan gorengan.Salah satu tujuan berpuasa, yakni mengistirahatkan organ selama beberapa jam dan waktu makan dibatasi, apalagi diselingi dengan waktu tidur. “Harusnya,dengan prinsip itu, asupan kita berkurang sehingga bisa di katakan pusa adalah salah satu strategi menurunkan berat badan asal mengerti padu-padan  bahan makanan yang dikonsumsi saat puasa dan sahur,” Selain perinsip gizi seimbang, memenuhi kebutuhan cairan sebaiknya juga dijadikansalah satu prioritas. Sebab, cairan tidak bisa di simpan dalam waktu lama di dalam tubuh Karena kemampuan tubuh menyimpan cairan terbatas. Bebeda dengan makanan yang bisa di simpan di dalam tubuh lebih lama.



                “Kalau seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan cairan saat buka dan sahur, akibatnya sel kulit menjadi haus, kelihatan keriput, tidak elastis dan kering.Maka dari itu, penting memenuhi kebutuhan cairan saat buka dan saur,” Jika prinsip gizi seimbang, pemenuhan cairan, dan tetap melakukan aktipitas fisik tak diikuti, setelah puasa dan saat Lebaran, justru akan mengalami sakit. Selain itu, sistem imun rendah, bobot bertambah, status kulit menjadi lebih kering, muka lebih keriput ,dan tidak segar, serta terjadi penurunan kebugaran.


Share