Antibody Drug Conjugate (ADC) Untuk Terapi Kanker
Narasumber : Apt. Eva Yunila, S.Si, MARS
Antibody-Drug Conjugates (ADC) adalah pengobatan kanker yang menggabungkan kemoterapi dengan antibody monoklonal (mAb) / terapi yang ditargetkan untuk mengobati kanker dan tumor tertentu. Terapi ini digunakan ketika kanker kembali muncul setelah pengobatan (kambuh), menyebar (bermetastasis), atau ketika pengobatan lain tidak efektif. Antibody-Drug Conjugates (ADC) memberikan obat kemoterapi yang sangat kuat ke sel kanker tertentu, merusak atau menghancurkan sel kanker tersebut tanpa membahayakan atau merusak sel sehat di sekitarnya.
Antibody-drug-conjugate (ADC) merupakan suatu terobosan dalam pengobatan kanker yang menggabungkan antara antibodi (imunoterapi) dengan obat sitotoksik untuk menyerang sel kanker secara selektif. Antibody-Drug Conjugates (ADC) atau Konjugat antibodi-obat adalah antibodi monoklonal yang dikonjugasikan ke agen sitotoksik. Konjugat ini menggunakan antibodi yang spesifik untuk protein permukaan sel tumor. Desain Antibody-Drug Conjugate (ADC) adalah obat sitotoksik hanya dilepaskan di lokasi target (sel kanker), sehingga mengurangi dampak negatif pada sel-sel sehat di sekitarnya. Hingga tahun 2023, sudah kurang lebih 213 obat yang memiliki mekanisme Antibody-Drug Conjugates (ADC) telah diluncurkan oleh masing-masing farmasi.
Mekanisme kerja Antibody-Drug Conjugates (ADC)
Antibody-Drug Conjugates (ADC) menempel pada reseptor di permukaan sel kanker, kemudian obat Antibody-Drug Conjugates (ADC) akan masuk ke dalam sel kanker tadi, kemudian melepaskan obat sitotoksik sehingga sel kanker tersebut akan mengalami kerusakan.
Apa perbedaan antara Antibody-Drug Conjugates (ADC) / konjugat antibodi-obat dengan kemoterapi?
Perbedaannya adalah cara obat kemoterapi bergerak ke sel kanker. Obat Kemoterapi bersifat sistemik yang berarti obat masuk ke dalam aliran darah dan bergerak ke seluruh tubuh sehingga obat kemoterapi sistemik dapat merusak sel sehat dan sel kanker, sementara Antibody-Drug Conjugates (ADC) / konjugat antibodi-obat dapat menempatkan obat kemoterapi di dalam sel kanker dengan efek jauh lebih kuat ke sel kanker tanpa risiko merusak sel sehat di sekitarnya
Keuntungan Antibody-Drug Conjugates (ADC)
1. Antibody-Drug Conjugates (ADC) dapat mengantarkan obat kemoterapi langsung ke bagian dalam sel kanker tanpa merusak sel sehat di dekatnya.
2. Efek Samping lebih rendah/ minimal dengan hasil lebih maksimal karena dia langsung bekerja pada sel kanker tanpa menyebabkan atau sedikit menyebabkan kerusakan pada sel-sel sehat.
3. Dosis Antibody-Drug Conjugates (ADC) tidak perlu banyak-banyak.
4. Waktu paruh yang lebih panjang, hal ini sangat efektif dan sangat menguntungkan karena makin besar konsentrasi obat kemoterapi anti kanker i akan menyebabkan terjadinya efek samping yang panjang dan tinggi.
Berikut beberapa contoh Antibody-Drug Conjugates (ADC) yang sedang dikembangkan yaitu :
1. Brentuximab vedotin (Adcetris®)
Obat ini merupakan Antibody-Drug Conjugates (ADC) pertama yang mendapatkan persetujuan FDA. Obat ini digunakan untuk pengobatan limfoma Hodgkin berulang dan limfoma sel besar anaplastik.
2. Trastuzumab emtansine (Kadcyla®)
Obat ini digunakan untuk mengobati kanker payudara HER2-positif metastasis.
3. Sacituzumab govitecan (Trodelvy®)
Obat ini merupakan Antibody-Drug Conjugates (ADC) pertama yang mendapatkan persetujuan FDA. Obat ini digunakan untuk pengobatan limfoma Hodgkin berulang dan limfoma sel besar anaplastik. Dapat juga digunakan untuk pengobatan kanker payudara triple-negatif ketika pembedahan bukan merupakan pilihan, atau kanker menyebar. Obat ini juga merupakan pengobatan untuk kanker urothelial metastasis. Obat sitotoksik yang dikonjugasikan dengan antibodi ini adalah irinotecan, yang memiliki efek menghambat pertumbuhan sel kanker.
4. Enfortumab vedotin
Untuk pengobatan kanker kandung kemih yang telah menyebar atau kembali setelah pengobatan sebelumnya Obat sitotoksik yang dikonjugasikan dengan antibodi ini adalah monomethyl auristatin E, yang bekerja untuk menghancurkan sel kanker.
Apa saja efek samping Antibody-Drug Conjugates (ADC) atau konjugasi antibodi-obat?
Efek samping Antibody-Drug Conjugates (ADC) bervariasi dan bergantung pada berbagai faktor, seperti jenis dan stadium kanker serta kesehatan secara keseluruhan. Meskipun beberapa efek samping dapat mengancam jiwa, sebagian besar efek sampingnya sedang atau ringan. Efek samping yang mungkin terjadi meliputi: anemia, sembelit atau diare, batuk, kelelahan, demam, sakit kepala, perdarahan (pendarahan), hipokalemia (kadar kalium rendah), kehilangan nafsu makan, jumlah sel darah putih yang rendah (leukopenia), termasuk jumlah limfosit yang rendah (limfopenia) dan jumlah neutrofil yang rendah (neutropenia), Mual dan muntah, neuropati perifer, pneumonia, ruam, trombositopenia (jumlah trombosit rendah).
Antibody-Drug Conjugates (ADC) atau Konjugat antibodi-obat tidak dapat menyembuhkan kanker. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa orang yang menerima konjugat antibodi-obat hidup lebih lama dibandingkan orang dengan kanker yang sama yang menerima kemoterapi sistemik. Namun, prospeknya dapat bervariasi, tergantung pada beberapa faktor, sepert jenis kanker, stadium kanker dan lain-lain. Dengan demikian pilihan pengobatan berbasis Antibody-Drug Conjugates (ADC) atau Konjugat antibodi-obat diharapkan dapat digunakan lebih awal untuk pengobatan jenis pasien kanker tertentu.
Referensi :
https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/antibody-drug-conjugates
https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6601617/
https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/antibody-drug-conjugates
Sumber gambar : freepix.com
DOC : PROMKES RSMH
Facebook
rsmh.co.id