RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang

Selamat datang di RSUP Dr. Mohammad Hoesin!

Solusi Kesehatan untuk Anda dan Keluarga

Akses layanan medis dan informasi rumah sakit dengan cepat dan mudah.

Minuman Berkarbonasi Dapat Menyebabkan Gagal Ginjal

๐Ÿ‘ค Humas ๐Ÿ“… 19/03/2021 ๐Ÿ‘๏ธ 1163

Minuman Berkarbonasi

Dapat Menyebabkan Gagal Ginjal

Narasumber : Ratna Wati, AMK

 

Minuman bersoda atau yang disebut juga sebagai minuman berkarbonasi yaitu salah satu minuman ringan yang populer di masyarakat Indonesia. Saat ini beragam minuman bersoda telah ditawarkan dipasaran dengan berbagai macam merek dagang dan banyak dijumpai disekitar kita, mulai dari sudut kota hingga pedesaan.

 

Minuman berkarbonasi adalah minuman yang mengandung gas CO2. Minuman ini diproses dengan cara penyerapan CO2 oleh air atau larutan didalam sebuah tangki dengan temperatur rendah yang bertujuan untuk memberikan rasa segar, mengembangkan aroma dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme di dalam minuman tersebut.

Komposisi dari minuman berkarbonasi terdiri dari air, pemanis atau pemanis buatan, gas karbondioksida, zat aditif (tambahan) untuk memberi citarasa, pewarna, asam fosfat dan kafein. Minuman yang mengandung karbonat merupakan proses penginjeksian gas-gas CO2 (karbondioksida) ke dalam minuman sehingga memiliki penampakan bergelembung-gelembung yang memberi kesan segar.

Minuman berkarbon yang memiliki kadar asam fosfat tinggi menyebabkan peningkatan asupan fosfor dalam tubuh. Hal ini menyebabkan penyerapan kalsium menjadi terhambat dan menyebabkan kalsium menjadi tidak larut, sehingga mengakibatkan pengeroposan tulang, batu ginjal dan gagal ginjal.

Penelitian yang dilakukan di negara Amerika Serikat mengenai bahaya minuman berkarbonasi terhadap 3256 orang yang mereka rutin mengkonsumsi minuman berkarbonasi minimal 2 kali sehari hasilnya sebanyak 30% responden mengalami kerusakan ginjal dan penurunan fungsinya.

Pakar Gastroenterologi dari Universitas Indonesia menyatakan mengkonsumsi minuman berkarbonasi oleh seseorang dalam kondisi yang sehat dalam jumlah yang wajar tidak akan menimbulkan gangguan terhadap kesehatan. Disarankan mengkonsumsi minuman tersebut dalam batasan normal dan tidak menjadikannya sebagai minuman sehari-hari pengganti air putih sehingga tidak menimbulkan dampak buruk di kemudian hari.

Maka dari itu mulai sekarang sayangi ginjal anda. Minum minuman berkarbonasi jangan sampai berlebihan karena segala sesuatu yang berlebihan tidak baik bagi kesehatan.

( Doc Hukormas RSMH)

×
Tanya Hoesin
Tanya Hoesin

Masukkan nama Anda untuk memulai chat...

IG @rsmhpalembang FB Facebook Web rsmh.co.id