RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang

Selamat datang di RSUP Dr. Mohammad Hoesin!

Solusi Kesehatan untuk Anda dan Keluarga

Akses layanan medis dan informasi rumah sakit dengan cepat dan mudah.

BENARKAH MAKANAN LEZAT ITU SUMBER KOLESTEROL ?

๐Ÿ‘ค Inst. Promkes ๐Ÿ“… 30/10/2023 ๐Ÿ‘๏ธ 42

BENARKAH MAKANAN LEZAT ITU SUMBER KOLESTEROL ?

Narasumber :  Septa Clara Astiyah (RSMH Palembang)

 


 

Kolesterol merupakan senyawa lemak atau komponen dalam bentuk lemak yang diproduksi oleh sel-sel tubuh dan sel-sel hati yang dibutuhkan untuk metabolisme dalam kadar yang normal. Fungsi kolesterol, antara lain : membangun dinding di dalam sel (membran sel), memproduksi hormon seks, memproduksi vitamin D, berperan dalam metabolisme vitamin yang larut lemak, berperan dalam fungsi saraf dan otak. Sedangkan jenis kolesterol, dibedakan menjadi :

1.   Kolesterol HDL (High Density Lipoproteins) atau KOLESTEROL BAIK berfungsi untuk membersihkan saluran darah dari tumpukan kolesterol atau lemak (mengangkut kolesterol keluar dari saluran darah dan dibawa ke hati untuk dihancurkan).

2.   Kolesterol LDL (Low Density Lipoproteins) atau KOLESTEROL JAHAT juga berfungsi untuk mengangkut kolesterol keluar dari saluran darah, namun jika kolesterolnya terlalu banyak maka akan tertinggal di dinding arteri dan membentuk plague yaitu tumpukan lemak yang menempel dan dapat menghalangi atau menghentikan aliran darah sehingga menyebabkan kerusakan arteri, angina pectoris atau nyeri dada, batu empedu dan penyakit jantung atau stroke.

3.   Trigliserida merupakan lemak yang dapat menyimpan kalori dan digunakan sebagai cadangan energi untuk tenaga.

 

Kadar kolesterol di dalam darah, tidak bisa ditentukan apakah seseorang itu gemuk atau kurus karena seseorang yang badannya kurus belum tentu memiliki kadar kolesterol yang rendah dan sebaliknya meskipun orang itu gemuk, tapi belum tentu dia memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Kadar kolesterol harus diuji dengan pemeriksaan laboratorium dengan ketentuan sebagai berikut :

1.   Kolesterol Total normal adalah < 200 mg/dl dengan ambang batas 200-239 mg/dl dan masuk kategori bahaya jika ≥ 240 mg/gl.

2.   Kolesterol LDL normal adalah < 130 mg/dl (< 100 mg/dl jika ada diabetes) dengan ambang batas 130-159 mg/dl (100-159 mg/dl jika ada diabetes) dan masuk kategori bahaya jika ≥ 160 mg/gl.

3.   Kolesterol HDL normal adalah ≥ 60 mg/dl dengan ambang batas 40-59 mg/dl dan masuk kategori bahaya jika < 40 mg/gl.

4.   Trigliserida normal adalah < 200 mg/dl (< 150 mg/dl jika ada diabetes) dengan ambang batas 200-400 mg/dl dan masuk kategori bahaya jika > 400 mg/gl.

 

Jika kadar kolesterol di dalam darah melebihi nilai normal dan atau nilai ambang batas biasanya dikenal dengan dislipidemia, yaitu suatu kondisi di dalam darah yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total > 200 mg/dl) yang diakibatkan adanya kenaikan kadar kolesterol LDL dan trigliserida dengan penurunan kadar kolesterol HDL. Dislipidemia diketahui merupakan faktor risiko terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK). Penyebab tinggi kolesterol ini, antara lain :

1. Faktor genetik, stres, usia dan jenis kelamin.

2. Faktor penyakit diabetes, hipertensi.

3. Faktor obesitas, kurang beraktifitas dan olahraga.

4. Faktor pola makan tidak seimbang (konsumsi tinggi lemak, merokok, minum alkohol).

 

Beberapa gejala yang ditunjukkan akibat kadar kolesterol tinggi, yaitu : tangan dan kaki terasa sakit atau kaku, sering kesemutan pada kaki dan tangan, nyeri di sekitar dada bagian kiri, muncul benjolan berlemak pada tubuh atau lipoma, sering pusing atau sakit kepala, mudah pegal atau terasa berat di punggung, bahu dan leher, pelupa, gampang stres dan kelelahan serta muncul gumpalan lemak putih di sekitar mata. Dari banyaknya gejala yang ditunjukkan oleh penderita tinggi kolesterol, sebagian besar mereka mengeluh bahwa gejala yang paling sering adalah merasakan kaku dan berat di bagian kepala bagian belakang, leher dan bahu.

Jika kita juga mengalami beberapa gejala tinggi kolesterol, maka sebaiknya kita segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. Hal ini dikarenakan pada beberapa orang, seringkali tidak ditemui gejala jika dirinya mengalami tinggi kolesterol dan saat memeriksakan diri, barulah diketahui bahwa dirinya telah menderita penyakit tinggi kolesterol (dislipidemia). Kondisi tinggi kolesterol di dalam darah dapat dicegah melalui penerapan gaya hidup sehat dan pola makan seimbang yang rendah lemak dan kolesterol untuk mencegah risiko PJK.

Pengendalian risiko tinggi kolesterol dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dengan menerapkan pola makan sehat dengan membatasi konsumsi makanan yang mengandung lemak dan kolesterol, menghindari konsumsi minuman beralkohol, memperbanyak konsumsi ikan, buah dan sayur. Makanan yang diolah dengan minyak akan memberikan rasa yang lebih lezat, namun tentu saja mengandung lemak dan kolesterol yang lebih tinggi. Meskipun demikian, makanan dengan rasa yang lezat tetap dapat diperoleh melalui cara pengolahan bahan makanan lainnya, seperti dipanggang atau menggunakan bumbu yang lebih banyak.

Selain itu upaya yang dapat kita lakukan untuk mencegah risiko PJK dan mendapatkan gaya hidup sehat, antara lain dengan berolahraga secara teratur yang dilakukan selama 30-60 menit setiap hari seperti jogging atau berjalan cepat, melakukan diet penurunan berat badan jika mengalami kondisi overweight atau obesitas dan menghentikan kebiasaan merokok untuk mencegah pembentukan plaque di dalam pembuluh darah arteri jantung.

 

 


Referensi :


National Library of Medicine, 2020, Cholesterol Also called: Hypercholesterolemia, Hyperlipidemia, Hyperlipoproteinemia, https://medlineplus.gov/cholesterol.html


Jennifer Huizen , 2018, Dyslipidemia: Everything you need to know Medically, https://www.medicalnewstoday.com/articles/321844

Erica Julson, 2018, 10 Tips to Lower Cholesterol With Your Diet, https://www.healthline.com/nutrition/low-cholesterol-diet

Referensi Gambar :

Shylma Na'imah, 2021, https://hellosehat.com/jantung/kolesterol/makanan-sumber-kolesterol-baik-hdl/


             DOC, PROMKES, RSMH

×
Tanya Hoesin
Tanya Hoesin

Masukkan nama Anda untuk memulai chat...

IG @rsmhpalembang FB Facebook Web rsmh.co.id