RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang

Selamat datang di RSUP Dr. Mohammad Hoesin!

Solusi Kesehatan untuk Anda dan Keluarga

Akses layanan medis dan informasi rumah sakit dengan cepat dan mudah.

Apakah berjemur dapat membunuh virus korona

๐Ÿ‘ค Humas ๐Ÿ“… 11/08/2020 ๐Ÿ‘๏ธ 1146

Apakah  berjemur dapat  membunuh virus korona? 

 

 dr Harun Hudari SpPd K-PTI FINASIM (RSMH Palembang)

 

 

Susah banyak video, dan tulisan yang belakangan ini beredar di berbagai media sosial. Dimana vidio itu mengajurkan berjemur untuk membunuh virus korona (Covid-19) saat ini mewabah. Bahkan banyak pula yang mulai melakukan untuk berjemur.

 

 Lalu apakah benar berjemur membunuh virus korona? Sebenarnya secara lansung tidak ada korelasinya antara sinar matahari dan matinya virus.

 

"Jika di luar tubuh tidak dijemurpun virus akan mati dalam 4 jam, sebaliknya kalau virus sudah didalam tubuh manusia maka tidak akan mati karena berjemur dibawah terik matahari,".

 

Jadi, tidak ada manfaatnya berjemur, jika tujuannya untuk membunuh virus didalam paru-paru. Tapi berjemur ini hubungannya adalah untuk mendapatakan vitanin D, kalsium, kemudian ujungnya adalah meningkatkan imun tubuh. 

 

"Kalau imun artinya tidak hanya untuk penyakity Covid-19, semua penyakit perlu meningkatkan imun. Jangan nanti ada asumsi pasien Covid-19 harus dijemur. Berjemur ini bukan bagian dari pengobatan. Atau mencegah Covid-19 harus berjemur. 

 

Soal manfaat berjemur, kapan baiknya berjemur banyak pendapat. Ada yang mengatakan jam 7-10 yang bagus, ada juga yang mengatakan 10-15 paling bagus.

 

 

"Jadi sampai sekarang dunia kedokteran tidak menspesifikasi jam-jamnya. Tapi dari segi orang fsioterapi ada hitungan masing-masing. Tapi bagi kami yang memegang pasien tidak ada hubungan pengobatab Covid-19 dengan matahari.

 

 

Mengenai informasi virus korona bisa bertahan beberapa jam, yang setiap benda berbeda ketahananya. Menurutnya bahwa pada dasarnya virus ini belum ada statement dari WHO mengenai itu. "Artinya pernyataan itu masih belum baku. Masih dalam penelitian terbatas,

( Doc. RSMH Palembang).

×
Tanya Hoesin
Tanya Hoesin

Masukkan nama Anda untuk memulai chat...

IG @rsmhpalembang FB Facebook Web rsmh.co.id